DETIK-DETIK KA Menoreh Hantam Truk Tangki Air di Cirebon, CCTV Ungkap Benturan Mengerikan

redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Rahmawati | Editor : Redaksi 
CIREBON |JKI-  Kereta Api (KA) Menoreh mengalami kecelakaan serius setelah menabrak sebuah truk tangki air di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026) dini hari.

Insiden tersebut terekam jelas kamera CCTV milik Balai Desa Dompyong Kulon dan videonya kini viral di media sosial. Dalam rekaman, KA Menoreh terlihat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam bagian tengah truk yang melintas di jalur rel.

Benturan keras menyebabkan air dari tangki truk menyembur hebat, sementara aliran listrik pada rangkaian kereta dilaporkan sempat padam. Akibat tabrakan itu, lokomotif mengalami anjlok dan kerusakan pada bantalan rel.

Sejumlah video lain yang beredar juga memperlihatkan proses evakuasi dramatis terhadap masinis dan asisten masinis yang terjepit di ruang kendali lokomotif. Keduanya berhasil dievakuasi oleh warga bersama petugas gabungan dan segera dilarikan ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan medis.

Penjelasan Resmi PT KAI
Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan puluhan petugas ke lokasi untuk menangani dampak kecelakaan.

“Petugas fokus mengevakuasi lokomotif yang anjlok serta memperbaiki bantalan rel yang rusak agar jalur dapat segera difungsikan kembali,” ujar Sigit saat ditemui di lokasi, Rabu siang.

Akibat kejadian tersebut, lebih dari enam perjalanan kereta api mengalami keterlambatan lebih dari satu jam. Sejumlah KA dari arah Jawa menuju Jakarta sempat dialihkan dan berjalan bergantian selama proses evakuasi yang memakan waktu sekitar tiga jam.
Penyelidikan Kepolisian

Pascakejadian, aparat kepolisian bersama PT KAI Daop 3 Cirebon dan Polsuska melakukan pengamanan lokasi serta penyelidikan awal. Jalur kereta yang sempat terganggu kini telah kembali normal dan dapat dilalui.

Pihak kepolisian memastikan akan melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk pemeriksaan terhadap sopir truk tangki air setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.

“Kami utamakan keselamatan korban terlebih dahulu. Selanjutnya akan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” tegas pihak kepolisian.(..)

Berita Terkait

Siaga Bencana! 61 Personel Polres Semarang Diterjunkan, Kapolres Ratna Turun Langsung Tangani Longsor dan Banjir Bandang
Dini Hari Mencekam di Bancak: Rumah 9×12 Meter Hangus Diduga Akibat Konsleting Listrik
Digerebek di Kamar Hotel, 8 Remaja Pesta Miras di Sidareja -Polisi Panggil Orang Tua
Maut Miras Oplosan di Jepara: Tiga Tersangka Diringkus, Enam Nyawa Melayang
Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri
Puluhan Siswa dan Guru SD di Wonosobo Diduga Keracunan MBG, Dapur Penyedia Bungkam: Ada Apa?
Tak Ada Tanda Kekerasan, Ibu 50 Tahun Ditemukan Meninggal Mendadak di Kamar Kos
Dikepung Warga, Rombongan Diduga Klitih Kabur dari Patalan Bantul

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:27

Siaga Bencana! 61 Personel Polres Semarang Diterjunkan, Kapolres Ratna Turun Langsung Tangani Longsor dan Banjir Bandang

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:19

Dini Hari Mencekam di Bancak: Rumah 9×12 Meter Hangus Diduga Akibat Konsleting Listrik

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:43

Digerebek di Kamar Hotel, 8 Remaja Pesta Miras di Sidareja -Polisi Panggil Orang Tua

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:24

Maut Miras Oplosan di Jepara: Tiga Tersangka Diringkus, Enam Nyawa Melayang

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13

Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri

Senin, 9 Februari 2026 - 22:05

Puluhan Siswa dan Guru SD di Wonosobo Diduga Keracunan MBG, Dapur Penyedia Bungkam: Ada Apa?

Senin, 9 Februari 2026 - 15:01

Tak Ada Tanda Kekerasan, Ibu 50 Tahun Ditemukan Meninggal Mendadak di Kamar Kos

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:32

Dikepung Warga, Rombongan Diduga Klitih Kabur dari Patalan Bantul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!