Kali Babon Tak Kunjung Dinormalisasi, Warga Jadi Korban Berulang

redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang|Jejakkasusindonesianews.com  – Sungai Kali Babon kembali meluap dan menggenangi rumah warga di wilayah Kelurahan Penggaron Kidul, Senin (16/2/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 20 sentimeter dan masuk ke dalam rumah warga, mengganggu aktivitas serta memicu kekhawatiran berulang akan ancaman banjir musiman.

Agus, Ketua DPRt Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Penggaron Kidul, menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia menyebut pendangkalan sungai sebagai salah satu penyebab utama luapan air yang terus terjadi.

“Kami mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi pendangkalan Kali Babon. Normalisasi harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Agus.

Luapan air disebut membuat warga kesulitan beraktivitas, terutama pada pagi hari saat debit air meningkat. Meski demikian, semangat gotong royong warga tetap terlihat. Mereka bahu-membahu membersihkan sisa genangan dan mengamankan barang-barang berharga.
Sekretaris DPC PSI Pedurungan, Tris Budiyono, menegaskan pihaknya akan terus memantau situasi dan memberikan dukungan kepada warga terdampak.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mencari solusi jangka panjang. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang,” ujarnya.
PSI juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPRt PSI Penggaron Kidul serta relawan yang turun langsung membantu warga saat genangan terjadi.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang dari Fraksi PSI, Benediktus Narendra Keswara, atau yang akrab disapa Bro Narend, meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap wilayah rawan banjir di Kota Semarang. Ia menekankan pentingnya optimalisasi anggaran untuk penanganan banjir secara menyeluruh.
Menurutnya, selain Penggaron Kidul, sejumlah wilayah seperti Rowosari, Meteseh, dan Pedurungan Kidul juga kerap terdampak luapan air.

“Anggaran yang ada harus digunakan semaksimal mungkin untuk mengatasi banjir. Jangan sampai warga terus menjadi korban setiap musim hujan,” tegas Bro Narend.

Warga berharap pemerintah segera melakukan pengerukan dan normalisasi sungai agar luapan air Kali Babon tidak lagi menjadi ancaman tahunan.

Pewarta : Agus Romadhon

Editor : Yogie

Berita Terkait

Satgas Bhayangkara Diterjunkan! Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Tembalang Terendam Banjir Hingga 2 Meter
Polsek Sidorejo Gerak Cepat! Kapolres Salatiga Turun Tangan Bantu Korban Luapan Sungai Sidawung
Kontraktor Tewas Tertimbun Bangunan Roboh di Tingkir, Proyek Dihantam Hujan Deras Dini Hari
Motor Tergelincir di Jalan Licin, Warga Karangtengah Patah Tulang — Polsek Cilongok Gerak Cepat Evakuasi ke RSUD Ajibarang
Pengamanan dan Kemanusiaan Berjalan Bersama di Padasari, 2.546 Warga Mengungsi Akibat Tanah Bergerak
Bocah di Mranggen Demak Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Krisis Air Bersih 6 Bulan di Kesongo Tuntang, Ratusan Warga Terdampak – Pemdes Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar Sana-Sini
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Harian Lepas di Salatiga Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 18:02

Satgas Bhayangkara Diterjunkan! Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Tembalang Terendam Banjir Hingga 2 Meter

Senin, 16 Februari 2026 - 15:41

Polsek Sidorejo Gerak Cepat! Kapolres Salatiga Turun Tangan Bantu Korban Luapan Sungai Sidawung

Senin, 16 Februari 2026 - 09:50

Kali Babon Tak Kunjung Dinormalisasi, Warga Jadi Korban Berulang

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:28

Motor Tergelincir di Jalan Licin, Warga Karangtengah Patah Tulang — Polsek Cilongok Gerak Cepat Evakuasi ke RSUD Ajibarang

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:19

Pengamanan dan Kemanusiaan Berjalan Bersama di Padasari, 2.546 Warga Mengungsi Akibat Tanah Bergerak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:59

Bocah di Mranggen Demak Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:22

Krisis Air Bersih 6 Bulan di Kesongo Tuntang, Ratusan Warga Terdampak – Pemdes Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar Sana-Sini

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:06

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Harian Lepas di Salatiga Jadi Tersangka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!