Longsor Cibeunying Menyayat” Aksi Cepat Bos Rio Jadi Harapan Terakhir!!!

redaksi

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP, MAJENANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Duka yang menyelimuti Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, perlahan diselimuti asa setelah delegasi kemanusiaan yang dipimpin Bos Rio, putra tokoh masyarakat Bos Edy Santoso, tiba untuk memberikan dukungan langsung kepada warga terdampak bencana tanah longsor.

Didampingi Korwil IV H. Cucu Sujana, SE, jajaran PAC Pemuda Pancasila Majenang dan Karangpucung, serta pengawalan Komandan Koti Ndanki Bung Sugiono beserta anggota, kedatangan Bos Rio menjadi penguat bagi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Bos Rio menegaskan bahwa misinya bukan sekadar membawa logistik, tetapi juga menguatkan moral warga.
“Duka Cibeunying adalah duka kita semua. Semoga warga diberi ketabahan dan proses evakuasi segera tuntas,” ungkapnya.

Tiga Excavator Diterjunkan Sejak Hari Kedua

Komitmen nyata terlihat saat tiga unit excavator lengkap dengan operator dan helper langsung diterjunkan ke titik longsor. Tim bekerja tanpa jeda menggali material tanah untuk mencari korban yang masih tertimbun.

Hasilnya terlihat signifikan. Hingga Kamis sore, jumlah korban yang belum ditemukan menyusut, tinggal tiga orang dalam proses pencarian.

Pada hari yang sama, Bos Rio menyerahkan bantuan sembako dan logistik harian kepada Kepala Desa Cibeunying, Lili Warly, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga di masa tanggap darurat.

Cerita Pilu dari Lokasi Longsor

Kunjungan difokuskan di kediaman Kepala Desa, berjarak sekitar 50 meter dari lokasi bencana. Dalam suasana haru, warga dan perangkat desa memaparkan kondisi terkini. Hingga hari itu, 20 jenazah berhasil ditemukan, sebagian dalam kondisi tidak utuh, sebuah gambaran getir dahsyatnya longsor pada Kamis malam Jumat Kliwon, 13 November 2025, pukul 20.00 WIB.

Seorang warga mengungkapkan,
“Ini adalah ujian terberat bagi persatuan kita.”

Medan yang ekstrem ditambah insiden-insiden tak terduga sempat menjadi tantangan. Namun koordinasi TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan unsur masyarakat memastikan seluruh proses dapat dikendalikan dengan baik.

Pemuda Pancasila Tunjukkan Dedikasi Tanpa Lelah

Sejak awal hingga rombongan kembali pukul 17.40 WIB, jajaran Pemuda Pancasila dari Cimanggu, Karangpucung, Tanjung, hingga Buyung Mulyadi menunjukkan kesiapsiagaan dan ketulusan dalam mengawal misi kemanusiaan ini.

Kehadiran Bos Rio bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menyampaikan pesan kuat: cinta, solidaritas, dan kepedulian adalah warisan yang terus hidup di hati masyarakat Cilacap. Pemuda Pancasila kembali membuktikan diri sebagai pilar yang selalu hadir dalam setiap kesulitan rakyat.

(Marjuki & Tim )

Berita Terkait

Pelayanan Disorot! Pengunjung Kampoeng Rawa Ambarawa Protes Dipaksa Pindah Saat Belum Selesai Makan
Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:28

Pelayanan Disorot! Pengunjung Kampoeng Rawa Ambarawa Protes Dipaksa Pindah Saat Belum Selesai Makan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Berita Terbaru

error: Content is protected !!