Paul Munster Sesalkan Keputusan Penalti”  Bhayangkara Tumbang dari Arema FC

redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG|Jejakkasusindonesianews.com – Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menyayangkan keputusan wasit Muhammad Tri Santoso yang memberikan penalti kepada Arema FC pada laga lanjutan Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (22/8/2025).

Menurut Munster, keputusan tersebut sangat menentukan hasil akhir pertandingan yang berujung kekalahan bagi timnya. Padahal, Bhayangkara sempat menahan imbang tuan rumah hingga menit-menit akhir.

“Kami sudah bekerja keras. Setidaknya kalau tidak menang, kami bisa membawa pulang satu poin,” ujar Munster usai laga.

Hingga menjelang akhir pertandingan, skor masih 1-1. Namun, harapan Bhayangkara pupus setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran di kotak penalti. Eksekusi Dalberto Luan sukses menjebol gawang Bhayangkara yang dijaga Awan Setho dan memastikan kemenangan 2-1 bagi Arema.

“Kami bermain nyaman dan menciptakan banyak peluang. Sayangnya, keputusan penalti itu membuat kami kehilangan poin,” tambah Munster.

Hasil ini memperpanjang tren negatif Bhayangkara di awal musim. Dari beberapa laga yang dijalani, skuad asuhan Munster belum meraih kemenangan. Satu-satunya poin diperoleh saat menahan imbang PSM Makassar 1-1.

Kiper Bhayangkara, Awan Setho, juga tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Namun, ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh terkait keputusan wasit.

“Itu bisa dilihat sendiri, baik langsung di stadion maupun dari siaran televisi. Tidak ada yang perlu dikomentari lagi,” tegas Awan.

Meski demikian, Awan menegaskan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Bhayangkara akan segera fokus menghadapi laga berikutnya melawan Persis Solo, Jumat (29/8/2025).

“Kami kurang beruntung hari ini. Sekarang saatnya fokus untuk pertandingan selanjutnya,” tandasnya.

(Glh]

 

 

Berita Terkait

E-Sport Makin Panas! 64 Tim Bertarung di Turnamen MLBB Polres Semarang, Hadiah Jutaan & Pesan Waspada Siber Jadi Sorotan
GEBRAKAN OLAHRAGA! Bupati Semarang Resmi Buka Kejuaraan Voli U-18, Lahirkan Calon Bintang Nasional.
Lentera Cup 3×3 Battleground 2026” Panaskan Ambarawa, Puluhan Tim SD-SMP Siap Adu Skill di Lapangan!
Singo Barong Boxing Camp Turun ke Jalan, Tebar Takjil dan Nilai Kepedulian di Bulan Ramadan
Wali Kota Robby Hadiri Pembukaan FORDA Jateng 2025, Salatiga Bidik Masuk Lima Besar
Robby Dukung Kejuaraan Atletik Ganesha Open 2025, Dorong Pembinaan Atlet dan Sport Tourism di Salatiga
Tim SMP Kapuas Hulu Berjaya, Hanya Tertinggal dari Juara Bertahan
KONI Kota Salatiga Tegas Tolak Permenpora 14/2024, Dinilai Mematikan Pembinaan Olahraga

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:02

E-Sport Makin Panas! 64 Tim Bertarung di Turnamen MLBB Polres Semarang, Hadiah Jutaan & Pesan Waspada Siber Jadi Sorotan

Senin, 6 April 2026 - 17:43

GEBRAKAN OLAHRAGA! Bupati Semarang Resmi Buka Kejuaraan Voli U-18, Lahirkan Calon Bintang Nasional.

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:46

Lentera Cup 3×3 Battleground 2026” Panaskan Ambarawa, Puluhan Tim SD-SMP Siap Adu Skill di Lapangan!

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18

Singo Barong Boxing Camp Turun ke Jalan, Tebar Takjil dan Nilai Kepedulian di Bulan Ramadan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:35

Wali Kota Robby Hadiri Pembukaan FORDA Jateng 2025, Salatiga Bidik Masuk Lima Besar

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:53

Robby Dukung Kejuaraan Atletik Ganesha Open 2025, Dorong Pembinaan Atlet dan Sport Tourism di Salatiga

Rabu, 24 September 2025 - 10:47

Tim SMP Kapuas Hulu Berjaya, Hanya Tertinggal dari Juara Bertahan

Selasa, 9 September 2025 - 10:59

KONI Kota Salatiga Tegas Tolak Permenpora 14/2024, Dinilai Mematikan Pembinaan Olahraga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!