Ketua IWOI Aceh Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kekerasan terhadap Pengurus IWOI

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh|Jejakkasusindonsianews.com-Tindakan kekerasan kembali mencoreng wajah kebebasan pers di Indonesia, kali ini menimpa salah satu jurnalis harian-ri.com sekaligus pengurus Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Aceh, M. Dedi Yusuf. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di Gampong Cot Keueng, Kabupaten Aceh Besar.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat M. Dedi Yusuf melintas di wilayah tersebut dan secara tiba-tiba dihentikan oleh empat orang tak dikenal (OTK). Tanpa alasan yang jelas, korban dianiaya secara brutal — dipukul dan disabet dengan senjata tajam jenis parang, hingga akhirnya dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Syiah Kuala di Desa Limpok.

Akibat luka serius yang dideritanya, Dedi Yusuf harus menjalani operasi dan sempat tidak sadarkan diri selama beberapa jam. Dalam keterangannya usai sadar pada Jumat, 4 Juli 2025 pukul 15.00 WIB, Dedi mengungkapkan bahwa dirinya saat itu hendak mengunjungi kerabat, namun tiba-tiba dihadang oleh empat pelaku. Tiga orang langsung memegang tubuhnya, sementara satu pelaku lainnya menyerang dengan parang hingga ia terkapar.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua DPW IWOI Provinsi Aceh, Dimas KHS AMF, menyatakan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas tindak kekerasan terhadap insan pers. Ia menegaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kami akan segera melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Saya sudah menghubungi beberapa pihak terkait, termasuk Polresta Banda Aceh, Polda Aceh, serta kuasa hukum harian-ri.com dan pembina IWOI Indonesia. Insya Allah, besok (Sabtu, red) kami akan secara resmi melaporkan kasus ini,” tegas Dimas.

Lebih lanjut, Dimas menyatakan komitmennya untuk melindungi jurnalis di Aceh dari segala bentuk kekerasan, intimidasi, maupun pelecehan.

“Sebagai Ketua IWOI Aceh dan salah satu pimpinan di Media RI Group, saya tidak akan tinggal diam. Kami akan menempuh jalur hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.(Red)

Loading

Berita Terkait

Modus Salat, Motor Raib! Aksi Maling di Mushola Batursari Terekam CCTV
Nahas di Atas Pohon! Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Cari Pakan Ternak di Sragen
TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif
Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran
Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan
Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:11

Modus Salat, Motor Raib! Aksi Maling di Mushola Batursari Terekam CCTV

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:40

TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:32

Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:35

Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!