Laporan |Witriyani
SALATIGA |Jejakkasusindonesianews.com – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan Polres Salatiga untuk mempererat sinergitas bersama insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang digelar di Joglo Satlantas, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan penuh keakraban tersebut dipimpin langsung Kapolres Salatiga, Ade Papa Rihi, didampingi Wakapolres Kompol R Arsadi KS, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta DS, serta dihadiri perwakilan media cetak, elektronik, dan online di Kota Salatiga.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas peran strategis media sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang, dan transparan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara Polri dan insan pers menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kota Salatiga selama bulan Ramadan.
“Media memiliki peran penting dalam membangun opini publik yang positif dan mendorong terciptanya situasi yang kondusif. Sinergitas ini harus terus kita rawat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memperkenalkan Museum Polres Salatiga kepada para awak media. Museum tersebut menjadi ruang dokumentasi sejarah perjalanan institusi Polri di Kota Salatiga, menampilkan arsip, foto-foto kegiatan, hingga perlengkapan dan atribut kepolisian dari masa ke masa.
Kapolres menjelaskan bahwa museum tersebut bukan sekadar ruang nostalgia, melainkan sarana edukasi dan refleksi bagi anggota maupun masyarakat.
“Dari sejarah kita belajar. Museum ini menjadi pengingat bahwa Polri terus berproses, berbenah, dan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman demi pelayanan yang semakin profesional,” ungkapnya.
Para jurnalis kemudian diajak berkeliling melihat koleksi museum sekaligus berdialog santai terkait perkembangan situasi kamtibmas selama Ramadan. Diskusi ringan menjelang azan Maghrib berlangsung hangat dan terbuka, mencerminkan hubungan kemitraan yang harmonis antara kepolisian dan media.
Melalui kegiatan ini, Polres Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi serta memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers. Di era keterbukaan informasi, menjaga keamanan tidak hanya melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui narasi yang membangun dan mencerahkan masyarakat.






