Kepsek SDN Dukuh 05 Salatiga Protes Menu MBG, Soroti Kualitas Gizi Siswa

redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Adi Winarko | Editor : Witiyani 
Salatiga | jejakkasusindonesianews.com
Viral di media sosial, seorang kepala sekolah di SDN Dukuh 05, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, menyampaikan protes terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima para siswa.

Aksi tersebut muncul setelah pihak sekolah menerima sejumlah keluhan dari wali murid terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada peserta didik. Kepala sekolah menilai menu yang diberikan tidak memenuhi standar gizi dan berpotensi membahayakan anak-anak.

Dalam rekaman video yang beredar, kepala sekolah mempertanyakan kandungan nutrisi makanan yang disalurkan kepada siswa.

«“Ini makanan untuk anak sekolah. Tapi gizinya di mana?” ujar kepala sekolah.»

Ia juga mengungkapkan temuan pada paket makanan yang dinilai memprihatinkan, di antaranya kondisi buah jeruk yang sudah busuk serta adanya benda asing berupa sekrup di dalam makanan.

«“Ada jeruk yang sudah busuk, bahkan ada sekrup di dalam makanan. Kalau sampai anak saya kenapa-kenapa atau mati bagaimana?” tegasnya.»

Selain itu, pihak sekolah juga menyoroti kualitas makanan lain seperti roti yang dinilai tidak sesuai standar gizi untuk anak sekolah.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku anaknya beberapa kali mengeluhkan makanan dari program tersebut.

«“Kami sebagai orang tua tentu khawatir. Programnya bagus, tapi kualitas makanannya harus benar-benar diperhatikan karena ini dikonsumsi anak-anak,” ujarnya.»

Menanggapi kejadian tersebut, pihak penyedia makanan (SPPG) disebut telah memberikan respons awal dengan menyampaikan adanya kekurangtelitian dalam proses penyajian menu MBG.

Pihak sekolah meminta adanya pemeriksaan serta evaluasi terhadap vendor atau penyedia katering sehingga pelaksanaan program nasional tersebut dapat berjalan sesuai tujuan meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi siswa.

Peristiwa ini memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian netizen mendukung langkah kepala sekolah karena dianggap memperjuangkan keselamatan peserta didik, sementara lainnya meminta pemerintah daerah segera melakukan klarifikasi serta pengawasan terhadap penyedia makanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak terkait mengenai hasil evaluasi terhadap penyedia makanan program MBG di wilayah tersebut.

Sumber: Video viral media sosial Instagram dan unggahan warga yang beredar di masyarakat.

Berita Terkait

Mobilio Oleng di SPBU Bener Sragen, 6 Orang Tersungkur Luka!
Pastikan Tempat Hiburan Malam Tutup, Satpol PP Gelar Pantauan di Bandungan & Kopeng Getasan
Tragedi di Bandungan: Mahasiswa Asal Lombok Utara Ditemukan Meninggal Dunia di Komplek Pusdiklat Bodhidharma Pakopen
MBG di SD Leyangan Tuai Kemarahan, Wali Murid Sebut Porsi Minim Sudah Berulang
Menu MBG di Kabupaten Semarang Tuai Sorotan: Siswa Hanya Dapat Ubi, Pisang dan Telur Puyuh, Orang Tua Geram!!
Bonceng Tiga Tanpa Lampu, Bocah 13 Tahun Tewas Hantam Pohon di Getasan
Lengah Sesaat Saat Tarawih, Rumah di Muncar Hangus Terbakar
RUMAH WARGA DI BATANG TERBAKAR, DIDUGA AKIBAT KORSLETING LISTRIK

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07

Mobilio Oleng di SPBU Bener Sragen, 6 Orang Tersungkur Luka!

Senin, 2 Maret 2026 - 15:24

Kepsek SDN Dukuh 05 Salatiga Protes Menu MBG, Soroti Kualitas Gizi Siswa

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:49

Pastikan Tempat Hiburan Malam Tutup, Satpol PP Gelar Pantauan di Bandungan & Kopeng Getasan

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:19

Tragedi di Bandungan: Mahasiswa Asal Lombok Utara Ditemukan Meninggal Dunia di Komplek Pusdiklat Bodhidharma Pakopen

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:12

MBG di SD Leyangan Tuai Kemarahan, Wali Murid Sebut Porsi Minim Sudah Berulang

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:22

Menu MBG di Kabupaten Semarang Tuai Sorotan: Siswa Hanya Dapat Ubi, Pisang dan Telur Puyuh, Orang Tua Geram!!

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:53

Bonceng Tiga Tanpa Lampu, Bocah 13 Tahun Tewas Hantam Pohon di Getasan

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:23

Lengah Sesaat Saat Tarawih, Rumah di Muncar Hangus Terbakar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!