Tragedi di Bandungan: Mahasiswa Asal Lombok Utara Ditemukan Meninggal Dunia di Komplek Pusdiklat Bodhidharma Pakopen

redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan|M.Supadi 

KABUPATEN SEMARANG|Jejakkasusindonesianews.com  – Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di area pohon mangga Komplek Pusdiklat Buddhis Bodhidharma, Jumat (27/02/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban diketahui bernama Reji (21), warga Dusun Gerenggeng, Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy melalui Kapolsek Bandungan IPTU Subedi menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.30 WIB terkait adanya seseorang yang ditemukan tergantung di lokasi tersebut.

“Mendapat laporan itu, kami bersama Kanit Reskrim dan anggota piket langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Komplek Pusdiklat Buddhis Bodhidharma, Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan,” ungkap IPTU Subedi kepada awak media, Jumat sore.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi berinisial AS (16), warga Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Saksi kemudian memberitahukan kepada Indra (43), pengelola Pusdiklat setempat.

Sekitar pukul 07.55 WIB, tim medis dari Puskesmas Jimbaran Bandungan yang terdiri dari dr. Retno Wulan Ambarsari dan dr. Mutiara Sekar Ayu tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 6 jam sebelum ditemukan.


Tak lama berselang, Tim Inafis dari Polres Semarang melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kematian. Setelah proses identifikasi selesai, pihak kepolisian menghubungi keluarga korban.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Dalam penanganan peristiwa ini, aparat kepolisian turut didampingi unsur TNI, perangkat desa, serta pengelola Pusdiklat Bodhidharma Pakopen Bandungan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolsek Bandungan menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian non-kriminal di wilayah Kabupaten Semarang. Aparat mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar sebagai langkah pencegahan dini terhadap kejadian serupa.

Berita Terkait

MBG di SD Leyangan Tuai Kemarahan, Wali Murid Sebut Porsi Minim Sudah Berulang
Menu MBG di Kabupaten Semarang Tuai Sorotan: Siswa Hanya Dapat Ubi, Pisang dan Telur Puyuh, Orang Tua Geram!!
Bonceng Tiga Tanpa Lampu, Bocah 13 Tahun Tewas Hantam Pohon di Getasan
Lengah Sesaat Saat Tarawih, Rumah di Muncar Hangus Terbakar
RUMAH WARGA DI BATANG TERBAKAR, DIDUGA AKIBAT KORSLETING LISTRIK
Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan
Ibu Rumah Tangga Dijambret dan Dianiaya di Jalan Anggrek 7 Semarang, Warga Resah
Jembatan Bambu Jadi Petaka, Warga Gebog Tewas di Sungai Gelis

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:19

Tragedi di Bandungan: Mahasiswa Asal Lombok Utara Ditemukan Meninggal Dunia di Komplek Pusdiklat Bodhidharma Pakopen

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:12

MBG di SD Leyangan Tuai Kemarahan, Wali Murid Sebut Porsi Minim Sudah Berulang

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:22

Menu MBG di Kabupaten Semarang Tuai Sorotan: Siswa Hanya Dapat Ubi, Pisang dan Telur Puyuh, Orang Tua Geram!!

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:53

Bonceng Tiga Tanpa Lampu, Bocah 13 Tahun Tewas Hantam Pohon di Getasan

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:23

Lengah Sesaat Saat Tarawih, Rumah di Muncar Hangus Terbakar

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24

RUMAH WARGA DI BATANG TERBAKAR, DIDUGA AKIBAT KORSLETING LISTRIK

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:32

Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:22

Ibu Rumah Tangga Dijambret dan Dianiaya di Jalan Anggrek 7 Semarang, Warga Resah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!