Laporan M.Supadi
KAB. SEMARANG | jejakkasusindonesianews.com – Musibah kebakaran terjadi di Desa Muncar RT 01 RW 03, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Senin (23/02/2026) sekitar pukul 21.40 WIB. Rumah milik Siti Ngaisah dilaporkan terbakar saat ditinggal menunaikan sholat tarawih di mushola tak jauh dari kediamannya.
Api diduga berasal dari sisa pembakaran kayu di dapur yang sebelumnya telah dimatikan. Namun nahas, api kembali muncul dan dengan cepat merembet ke bagian dapur hingga gudang rumah.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan korban dan saksi, kobaran api pertama kali diketahui oleh tetangga yang melihat kepulan asap disertai nyala api dari dalam rumah.
“Saksi langsung berteriak meminta tolong. Warga bergegas menuju lokasi dan sebagian menjemput korban di mushola. Warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang,” jelas Anang.
Laporan kebakaran kemudian diteruskan ke Pos Damkar Tengaran. Tak berselang lama, petugas dari Pos Tengaran dan Pos Getasan tiba di lokasi. Saat sampai, api telah berhasil dipadamkan warga, sehingga petugas fokus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Sekitar pukul 22.30 WIB, situasi dinyatakan aman dan api benar-benar padam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun bagian dapur dan gudang mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.
Proses penanganan turut melibatkan personel Polsek Susukan, Koramil Susukan, serta relawan dan masyarakat setempat.
Pihak Damkar kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya saat meninggalkan rumah.
“Pastikan api benar-benar padam dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum bepergian. Langkah sederhana ini bisa mencegah kerugian yang lebih besar,” tegas Anang Sukoco.(..)






