Bukan Proyek Negara, Warga Nganjung-anjung Bangun Jalan Sendiri Demi Masa Depan Petani

redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | JejakKasusIndonesiaNews.com- Semangat gotong royong kembali hidup di awal tahun 2026. Warga RT 01/RW 01 Dukuh Nganjung-anjung, Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, secara swadaya melakukan perbaikan pengecoran sekaligus pembersihan jalan lingkungan yang menjadi akses utama menuju lahan pertanian, Minggu (awal Januari 2026).

Tanpa dukungan proyek pemerintah, warga bahu-membahu sejak pagi hari. Jalan yang sebelumnya sempit dan kurang layak kini tampak lebih lebar, bersih, dan fungsional. Akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas pertanian warga, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi hasil panen.

Menariknya, seluruh kegiatan ini dibiayai dari dana pribadi masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata kuatnya rasa memiliki dan kemandirian warga desa dalam membangun lingkungannya sendiri.

Di tengah kegiatan kerja bakti, terdapat seorang relawan yang memberikan kontribusi signifikan, namun memilih tidak disebutkan namanya. Sikap tersebut mencerminkan nilai ketulusan dan kepedulian sosial yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.

Ketua RW 01 Dukuh Nganjung-anjung, Suparno, yang turut terjun langsung di lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar pembangunan fisik.

“Ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menguatkan kebersamaan warga Nganjung-anjung. Harapannya, akses yang baik ini dapat memperlancar aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga ke depan,” ujarnya.

Aksi gotong royong warga Nganjung-anjung di awal tahun 2026 ini menjadi cermin bahwa nilai kebersamaan masih tumbuh subur di pedesaan Boyolali. Dari jalan kecil di perkampungan, perubahan nyata untuk kesejahteraan bersama terus diupayakan.

Penulis :Suyatno

Berita Terkait

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!
Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat
Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  
Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!

Senin, 16 Maret 2026 - 14:27

Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!